Apakah komet itu? Dari mana asalnya Dan bagaimana dia bisa mendapatkan ekor yang luar biasa itu?

(toc)

 Komet - Pengunjung Dari Luar.

  • Selasa, 22 September 2020
  • Oleh: Radhyantz


 

Image by Ð Ð¾Ð´Ð¸Ð¾Ð½ Журавлёв from Pixabay

Satu hal yang paling kita cintai di dunia astronomi adalah misteri yang bagus. Dan jika pernah ada kekuatan alam yang misterius namun sangat kuat yang kita saksikan di langit malam, itu adalah kedatangan komet yang perkasa.

 

Kedatangan komet dalam pandangan Bumi merupakan peristiwa penting secara internasional. Saksikan perhatian media yang sangat besar yang dimiliki Haley atau Hale-Bopp saat mereka terlihat. Pemandangan benda-benda luar angkasa yang menakjubkan ini secara bersamaan menakutkan dan menginspirasi.

 

Di atas segalanya, selama pengamatan komet inilah astronom muncul dalam diri kita semua. Tapi apakah komet itu? Dari mana asalnya Dan bagaimana dia bisa mendapatkan ekor yang luar biasa itu?

 

Kita tidak boleh mengacaukan komet dengan asteroid. Asteroid adalah batuan luar angkasa kecil yang berasal dari sabuk asteroid antara Mars dan Jupiter. Meski masih cukup memukau untuk dilihat, mereka pucat jika dibandingkan dengan kedatangan komet. Asteroid juga telah banyak dipelajari oleh komunitas ilmiah.

 

Tidak banyak yang diketahui tentang komet. Biasanya, komet jauh lebih besar dari asteroid. Komposisi komet adalah campuran dari puing-puing samar, gas, es, debu dan ruang angkasa. Seorang ilmuwan menyebut komposisi komet mirip dengan “bola salju kotor” karena komposisinya sangat beragam dan bisa berubah-ubah. Pusat atau inti sebuah komet biasanya padat dan tenang, tetapi bahan "bola salju" sering menciptakan "awan" di sekitar inti yang bisa menjadi sangat besar dan memanjang di belakang komet saat bergerak melalui ruang angkasa. Bulu-bulu yang tertinggal itulah yang membentuk ekor komet yang luar biasa sehingga sangat menarik untuk dilihat saat komet datang ke arah Bumi.

 

Asal muasal komet juga sama misteriusnya. Ada sejumlah teori tentang dari mana asalnya tetapi jelas bahwa itu berasal dari luar tata surya kita, di suatu tempat di luar angkasa. Beberapa berspekulasi bahwa itu adalah pecahan yang tersisa dari organisasi planet yang terlepas dari tarikan gravitasi apa pun dan dikirim terbang melintasi ruang angkasa untuk akhirnya terjebak dalam gravitasi matahari yang membawanya ke tata surya kita.

 

Teori lain adalah bahwa mereka berasal dari awan gas yang disebut awan Oort yang mendingin di luar sana setelah pengaturan matahari. Saat puing-puing ruang angkasa ini mendingin, ia akan terorganisir menjadi satu benda yang kemudian mengumpulkan massa yang cukup untuk ditarik ke gravitasi tata surya kita, berubah menjadi komet yang bergerak cepat yang jatuh menuju matahari kita. Namun, karena orbit gravitasi yang kuat dari banyak planet di tata surya kita, komet tidak selalu langsung bertabrakan dengan matahari dan sering kali mengorbit sendiri.

 

Harapan hidup komet sangat bervariasi. Ilmuwan menyebut komet yang diperkirakan akan terbakar atau menabrak matahari dalam dua ratus tahun sebagai komet berperioda pendek sedangkan komet berperioda panjang memiliki harapan hidup lebih dari dua ratus tahun. Itu mungkin tampak panjang bagi kita sebagai penghuni bumi, tetapi dari segi bintang dan planet, ini adalah kehidupan yang sangat singkat sebagai objek luar angkasa.

 

Ilmuwan di seluruh dunia telah mengumpulkan beberapa wahana yang cukup mengesankan untuk mempelajari lebih lanjut tentang komet untuk membantu pemahaman kita tentang para pengunjung ini dari luar. Pada tahun 1985, misalnya, Amerika Serikat melakukan penyelidikan terhadap jalur komet Giacobini-Zinner yang melewati ekor komet untuk mengumpulkan pengetahuan ilmiah yang luar biasa tentang komet. Kemudian pada tahun 1986, kumpulan ilmuwan internasional mampu meluncurkan wahana yang mampu terbang dekat dengan komet Haley saat melintas di dekat Bumi dan melanjutkan penelitian.

 

Sementara penulis fiksi ilmiah dan surat kabar tabloid ingin mengingatkan kita tentang kemungkinan komet yang berdampak pada bumi, para ilmuwan yang memahami orbit komet dan apa yang mengubah jalur mereka memberi tahu kita bahwa hal ini tidak mungkin. Itu bagus karena beberapa komet mencapai ukuran yang sebesar planet sehingga dampaknya akan sangat menghancurkan. Untuk saat ini, kita dapat menikmati kesenangan melihat komet melakukan kunjungan langka ke langit malam kita dan mengagumi pertunjukan spektakuler yang dilakukan para pengunjung ini dari luar saat mereka terlihat di kosmos.

Find Out
Related Post



Ikuti AltairGate.com pada Aplikasi GOOGLE NEWS : FOLLOW (Dapatkan Berita Terupdate tentang Dunia Pendidikan dan Hiburan). Klik tanda  (bintang) pada aplikasi GOOGLE NEWS.

Top Post Ad



Below Post Ad