Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Apakah kita sudah sampai? Liburan Keluarga dengan Anak Autis

Apakah kita sudah sampai? Liburan Keluarga dengan Anak Autis

Gambar oleh Daniela Dimitrova dari Pixabay



Apakah kita sudah sampai? Liburan Keluarga dengan Anak Autis

Meskipun merencanakan liburan keluarga dengan anak-anak dapat membuat setiap orang tua menjambak rambutnya, itu bisa menjadi pengalaman yang bermanfaat bagi semua orang pada akhirnya. 

Tidak ada bedanya jika Anda memiliki anak autis dalam keluarga. Hal penting yang harus diingat adalah Anda harus siap menghadapi apa pun kehidupan yang Anda jalani. Bagi anak autis, liburan bisa jadi menakutkan dan membingungkan, atau bisa menjadi pengalaman belajar yang luar biasa, meninggalkan kenangan indah yang bisa dinikmati seluruh keluarga.


Pertama, pilih lokasi Anda berdasarkan kebutuhan anak autis Anda. Misalnya, jika dia sensitif terhadap suara, taman hiburan mungkin bukan ide terbaik. Liburan yang lebih tenang dimungkinkan di pantai-pantai kecil dan dengan pergi berkemah. 

Secara keseluruhan, Anda harus dapat menemukan lokasi yang dinikmati semua orang dalam keluarga. Sesampai di sana, rencanakan hari Anda sesuai dengan itu. Misalnya, Anda mungkin ingin melihat atraksi di pagi hari atau larut malam untuk menghindari keramaian. 

Anda juga mungkin ingin mempertimbangkan untuk mengambil liburan Anda selama musim sepi, jika pekerjaan sekolah anak-anak Anda tidak akan terganggu. Ini memberi anak autis kenyamanan lebih jika dia gugup dalam situasi yang padat, dan memberi Anda ketenangan. Saat memilih lokasi, perhatikan juga seberapa jauh dari rumah Anda. 

Bagaimana Anda akan sampai di sana? Jika Anda harus berurusan dengan bandara, ingatlah bahwa petugas keamanan mungkin harus menyentuh anak Anda dan bersiap untuk ini.


Pilih lokasi dan aktivitas yang dapat dinikmati semua orang, tetapi juga memberikan kesempatan belajar dan interaksi sosial untuk anak autis Anda. Misalnya, seorang anak yang tidak menyukai sensasi sentuhan mungkin menikmati pasir lembut di pantai, dan ombak dapat memberikan perasaan yang sangat berbeda padanya. 

Berada di luar, pantai juga merupakan tempat yang tepat bagi anak Anda untuk berteriak tanpa mengganggu orang lain. Anak-anak yang biasanya tidak responsif dapat memanfaatkan museum, tempat mereka dapat mengajukan pertanyaan dan Anda dapat mengajukan pertanyaan kepada mereka.


Ingatlah bahwa kebanyakan orang yang berlibur di lokasi yang Anda pilih tidak akan pernah mengidap autisme sebelumnya. Cobalah untuk memahami ketidaktahuan mereka - tetapi juga membela anak Anda jika dia diperlakukan tidak adil. Ketahui hukum konstitusional anak Anda, dan juga bersedia berkompromi. 

Misalnya, jika sebuah restoran enggan melayani Anda setelah anak Anda membuat keributan di sana tadi malam, jelaskan situasinya dan tanyakan apakah mungkin untuk membawa makanan Anda untuk dibawa, meskipun hal ini biasanya tidak dilakukan. 

Cobalah untuk tidak bersikap kasar kepada orang lain; menatap sering terjadi, tetapi alih-alih komentar sinis atau tatapan jahat, abaikan sebanyak mungkin dan fokuslah untuk bersenang-senang dengan keluarga Anda



Category: Autism,

Popular article


Post a Comment for "Apakah kita sudah sampai? Liburan Keluarga dengan Anak Autis"