Review Film Wall-E Robot Pemungut Sampah

#Wall-E #KisahSebuahRobot #EnsiklopediaPengetahuan

kisah sebuah robot bernama Wall-e, Wall-e adalah singkatan dari, Waste Allocation Load Lifter Earth-Class. Tugas wall-e adalah mengumpulkan sampah, memilahnya dan menjadikannya jadi satu dan dibentuk sebuah kotak, lalu dikumpulin di sebuah tempat. 

Intinya dia dan teman-temannya yang lain bertugas merapikan bumi, tapi sayang teman-temannya yang lain tidak mampu bertahan lama, hanya Wall-E yang satu ini  akhirnya yang bertahan di bumi.

Ia sering menonton film musikal tahun 1969 yang berjudul Hello, Dolly ! Dari kaset video . 

Video lainnya yang ia nikmati adalah Put on Your Sunday Clothes , dan adegan berpegangan tangan dalam video "It Only Takes a Moment " yang mengajarnya memiliki perasaan. Wajah wall-e yang ngenes ini bikin saya prihatin. 

Pixar berhasil mengaduk-aduk perasaan saya pas nonton, padahal ini cuma kartun  Baper banget pokoknya nonton ini.

Nah suatu hari ketika wall-e sedang sibuk mengumpulkan sampah, tiba-tiba dia menemukan sebuah tumbuhan tumbuh di sela-sela sampah, betapa sumringahnya Wall-e menemukan ini, dia langsung menyimpan tumbuhan ini dirumahnya. 

Bayangin sebuah tumbuhan yang kalau di jaman sekarang masih ada dimana-mana, bahkan diabaikan oleh sebagian penduduk bumi. 

Sampai disini saya pengen nangis lagi, sebegitu serakahnya kah manusia sampai suatu hari nanti mereka nggak akan bisa ngeliat tumbuhan lagi.

Di film ini manusianya emang pada kemana sih?

Karena bumi udah nggak bisa ditinggalin akibat sampah yang menggunung, manusia sampai mengungsi ke planet lain melalui sebuah pesawat khusus bernama Axiom. 

Di dalam pesawat ini manusia dimanjakan sekali, sampai—sampai mereka kehilangan kalsium akibat pindah ke planet lain dan kita nggak bisa ngeliat manusia ramping karena semuanya pada mager. Ya gimana nggak gendut-gendut, pengen minum tinggal pencet tombol, pengen ke toko A tinggal jalankan kursi dan meluncurlah mereka ke toko yang diinginkan. 

Ga ada gerak hanya duduk aja disitu.

Tapi axiom juga terus mencari tahu, apakah bumi bisa layak ditinggali lagi dengan mengirimkan robot bernama Eve (hawa) secara berkala, Eve bertugas mencari tumbuhan yang tumbuh di bumi diantara tumpukan sampah. 

Jika menemukannya, bumi sudah layak ditinggali lagi dan saat itulah axiom harus kembali ke bumi.

Wall-e yang menemukan Eve disela-sela tugasnya merasa senang karena akhirnya dia memiliki teman, setelah teman-temannya yang lain tidak bisa lagi bekerja. 

Wall-e pun jatuh cinta pada Eve. Jiaaah kocak deh, robot jatuh cinta haha.. Di hari lain wall-e mengajak Eve untuk main kerumahnya, karena tumpukan sampah yang menggunung tiba-tiba rubuh dan menimbulkan polusi dimana-mana.

Hingga kemudian Wall-e memberikan kejutan berupa tanaman yang ia temukan pada Eve, dan Eve yang menemukan sinyal tumbuhan ini langsung mengambil tanaman tersebut dan berubahlah dia menjadi kapsul yang kaku karena misi telah selesai.

Wall-e kembali sedih karena ia kehilangan teman bicaranya, ia kemudian mengajak Eve jalan-jalan sampai akhirnya pesawat utusan Axiom kembali ke bumi dan mengambil Eve. Wall-e yang udah kadung jatuh cinta pada Eve kemudian mengutit Eve sampai tiba di markas Axiom. 

Sesampainya di dalam pesawat Axiom wall-e membuat kegaduhan karena dia sibuk mengejar Eve. Nah bagaimanakah kisah selanjutnya, lebih baik nonton aja ya.. ending dari film ini, kapten pesawat Axiom Captain B.McCrea merasa perlu balik lagi ke bumi, karena ia melihat bumi begitu indahnya, padahal yang ia lihat itu bumi 700 tahun yang lalu haha dan ia merasa bumi perlu dilestarikan untuk anak cucu mereka *terlambat, huff*, walaupun dihalang-halangi oleh kru kapal yg lain bernama Auto, kapten kapal tetep kekeh pulang ke bumi. 

Film ini cocok untuk anak-anak karena banyak mengajarkan pesan moral, walaupun pesan moralnya nggak dijelaskan A, B, C, D. Tapi sebagai orangtua kita bisa memberi tahu dampaknya, jika mereka tidak mencintai lingkungan, yah baiknya sih anak-anak ditemani nonton biar kita sambil menjelaskan pesan moral film ini.

Pesan moral yang saya tangkap :

Lestarikan bumi, selamatkan bumi, tanamlah banyak pohon.

Jangan membuang sampah sembarangan, karena akan menumpuk banyak sampah.

Daur ulang sampah untuk kelangsungan anak cucu kita, sebab sampah yang menumpuk

tidak bisa membuat kehidupan ini berjalan sebagaimana mestinya.

Wall-e mengajarkan kita apa dampak yang ditimbulkan gara-gara ulah kita menumpuk banyak sampah. Jangan sampai gara-gara ulah kita, anak cucu kita malah tinggal di planet lain hanya karena bumi sudah tidak layak ditinggali lagi.

Sumber : https://m .brilio. net/creator/review-film-wall-e-teknologi-bukanlah-solusi-dari-segala-hal-530bef.html



Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad