Sering bingung, apakah plastik pelapis sosis harus dikupas atau tidak?

 #KRP

#Sosis #Plastik

Sering bingung, apakah plastik pelapis sosis harus dikupas atau tidak?

Ternyata ada bedanya antara plastik sosis yang bisa dimakan (edible) dan yang tidak bisa dimakan (inedible).

Sejumlah orang sering kali bingung apakah plastik sosis bisa dimakan atau tidak. Plastik sosis terbagi menjadi dua jenis, yaitu ada yang bisa dan tidak bisa untuk dimakan. Bahan untuk membuat kedua jenis plastik sosis ini berbeda pula.

Nah, apa saja ya bedanya? Berikut cara membedakan plastik sosis yang bisa dan tidak bisa dimakan


γ…€

Ciri-Ciri Plastik Sosis yang Bisa Dimakan (Edible)

• Terbuat dari Kolagen Sapi dan Tidak Mengkilap

Bukan plastik sungguhan, casing sosis yang bisa dimakan ternyata terbuat dari kolagen sapi, babi, dan ikan. Untuk di Indonesia sendiri, paling banyak menggunakan kolagen sapi. 

Selain itu, sosis yang menggunakan kolagen sebagai pelapisnya biasanya tidak punya warna yang mengilap. 

• Susah Dikupas 

Selain tidak mengilap, pelapis sosis yang terbuat dari kolagen sapi juga lebih susah untuk dikupas. Di ujung sosis, hanya disisakan sedikit saja lapisannya sehingga susah untuk ditarik. 

Kalaupun Anda berhasil menarik dan mengupasnya, bagian daging sosis akan ikut terbawa. 

• Ketika Dimasak, Kulit Tidak Rusak 

Pelapis yang terbuat dari kolagen akan mengikuti tekstur daging sosis yang telah dimasak. Jika Anda menggoreng, lalu lapisannya rusak atau mengkerut, maka sosis yang Anda beli memiliki lapisan plastik yang tak bisa dimakan!

• Harganya Lebih Mahal 

Tak bisa dimungkiri, sosis yang memakai kolagen sebagai pelapisnya memiliki harga yang relatif lebih mahal. Sebab, selain lebih praktis, ini juga lebih aman bagi kesehatan konsumen. 

Ciri-Ciri Plastik Sosis yang Tidak Bisa Dimakan (Inedible)

• Terbuat dari Selofan dan Mengilap

Plastik sosis yang tidak dapat dikonsumsi harus dilepas sebelum digoreng, dipanggang, atau direbus, karena ini terbuat dari bahan selofan tipis (selulosa). 

Permukaannya plastik selofan pun lebih mengilap daripada plastik sosis kolagen. Anda harus bisa langsung mengenali bahwa ini adalah plastik yang mesti dikupas. 

• Mudah Dikupas 

Di ujung sosis, pelapis yang terbuat dari selulosa akan tersisa lebih banyak. Bukan tanpa tujuan. 

Kondisi tersebut sengaja dibuat seperti itu oleh produsen supaya Anda mudah untuk melepasnya. Ketika ditarik, rasanya mudah dan tak ada daging sosis yang menempel. 

• Ketika Dimasak, Lapisannya Mengerut

Plastik inedible umumnya akan mengerut dan terpisah dari dagingnya ketika dipanaskan. Kalau sudah ketahuan seperti itu, lebih baik matikan kompor sejenak dan kupas lapisan sosis tersebut, jangan dibiarkan. 

• Harganya Lebih Murah

Sosis-sosis yang lebih murah biasanya menggunakan plastik selofan atau selulosa sebagai pelapisnya. Maka itu, Anda masih harus mengeluarkan waktu untuk mengupasnya terlebih dulu, alias tidak praktis.

Plastik inedible jika termakan, tidak akan tercerna oleh tubuh. Bila terjadi terus menerus, bisa memicu sumbatan di saluran percernaan.

--------------------------------------------------

π—¦π˜‚π—Ίπ—―π—²π—Ώ & π—₯π—²π—³π—²π—Ώπ—²π—»π˜€π—Ά:

[1] https : // m .briliofood. net/foodpedia/cara-membedakan-plastik-sosis-yang-bisa-tidak-bisa-dimakan-210527c.html

[2] https : // m. klikdokter. com/amp/3643920/kenali-perbedaaan-plastik-sosis-yang-bisa-dimakan-dan-yang-tidak

[3] https : //www .instagram. com/p/CV4iIOVLHQ5/?utm_medium=copy_link

[4] pict : https : // unsplash. com/photos/GU_L_q0d6R0

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad