8 Kunci Utama Pembangun Bisnis di Internet

8 Kunci Utama Pembangun Bisnis di Internet

8 Kunci Utama Pembangun Bisnis di Internet

Sekarang Kamu sudah cukup termotivasi untuk mulai membangun bisnis di Internet.

Tetapi saya yakin, Kamu masih bingung… bagaimana cara memulainya? Adakah kuncikunci umum yang harus Kamu ikuti agar rencana Kamu dalam memulai dan membangun bisnis di Internet bisa berhasil?

Pertanyaan bagus! ada… dan pasti ada!

Sebelum Kamu mempelajari apa dan bagaimana Sistem Mesin Uang Otomatis bekerja, Kamu harus mengerti dan memahami terlebih dahulu beberapa kunci dasar dalam menjalankan bisnis di Internet. Tanpa mematuhi kunci tersebut, Kamu akan kesulitan meraih penghasilan dari model bisnis seperti ini.

Di sini Kamu akan menemukan 8 kunci utama pembangun bisnis yang harus Kamu pahami dan ikuti. Jika Kamu menjalankan bisnis Internet dengan mengacu pada kuncikunci berikut, maka kesuksesan dengan sendirinya akan mengunjungi Kamu.

8 Kunci Utama Pembangun Bisnis di Internet

Kunci #1 : Ciptakan Satu Produk Milik Kamu

Agar Kamu bisa sukses menjalankan bisnis secara online, Kamu harus memiliki produk sendiri. Suatu produk yang berhak Kamu pasarkan dan mendapatkan 100% profit darinya. Dari seluruh pondasi bisnis, kepemilikan produk adalah syarat pertama yang harus dipenuhi.

Tentu saja, Kamu bisa memiliki produk dengan beberapa cara:

1. Rancang produk sendiri dari dasar

2. Beli hak cetak ulang terhadap produk orang lain

Setelah Kamu mengembangkan suatu produk yang Kamu tawarkan sebagai produk utama, tambahkanlah dengan beberapa produk cadangan untuk mendatangkan penghasilan berlapis. Istilahnya Back End Products. Produk jenis ini harus mendukung produk utama Kamu. Sebagai contoh, jika Kamu menjual tiket pesawat terbang, produk cadangan Kamu bisa berupa persewaan mobil atau akomodasi hotel.

Karena pentingnya kepemilikan produk untuk bisnis Kamu, maka saya akan membahas materi ini dalam bab khusus.

Kunci #2 : Fokus Pada Respon Yang Paling Diinginkan Dari Website Kamu

Apa tujuan Kamu membuat website? Sangat sedikit webmaster yang mengajukan pertanyaan sepenting ini kepada diri mereka sendiri.

Untuk apa Kamu merancang website? Jika Kamu sering melakukan browsing di Internet, Kamu akan sering melihat website dengan materi yang berbeda-beda.

Dengan bentuk dan pola letak yang bervariasi. Dari desain yang sangat sederhana sampai desain yang dipenuhi dengan gambar serta teknologi flash yang menakjubkan.

Karena sekarang kita berbicara tentang bagaimana cara menghasilkan uang secara online, maka dengan sendirinya, jawaban atas pertanyaan “Mengapa Kamu merancang website?” adalah UANG!

Apa tujuan Kamu merancang website? Untuk menjual sesuatu! Untuk menghasilkan uang!

Jika tujuan Kamu membuat website adalah untuk menghasiilkan uang… lalu, respon apakah yang paling Kamu inginkan (MOST WANTED RESPONSE - MWR) dilakukan oleh para pengunjung setelah mereka mendatangi website Kamu?

• Mereka membeli produk Kamu, atau

• Mereka meninggalkan data kontak untuk follow up

Dua itu saja. Tidak ada jawaban lain. Kamu tidak butuh respon dari pengujung yang kagum dengan canggihnya desain web Kamu, menariknya flash rancangan Kamu…

Saya yakin, webmaster lain juga memiliki MWR yang sama. Mereka ingin pengunjung melakukan pembelian atau meninggalkan data kontak. Namun kebanyakan, saya melihat para webmaster menerapkan MWR tersebut dengan cara yang keliru. Mereka membuat website dengan berbagai link bercampur aduk di dalamnya. Dan bahkan yang lebih parah lagi, mereka merancang website dengan menampilkan teknologi flash hanya sekedar untuk memperoleh decak kagum dari pengunjung.

Jika Kamu ingin menghasilkan uang dari menjual sesuatu di website Kamu, fokuslah pada MWR Kamu. Flash yang rumit, gambar yang memenuhi website, links yang bertebaran di setiap sudut website Kamu…. itu semua justru akan mengalihkan respon dari pengunjung.

Sebagai contoh, kunjungi website www.AltairGate.com. MWR saya adalah pengunjung melakukan pembelian saat itu juga, atau pengunjung meninggalkan alamat email mereka untuk follow up berikutnya.

Adakah Kamu melihat sesuatu yang seharusnya tidak perlu ditampilkan di situ? Flash misalnya? Gambar yang berlebihan? Atau lusinan links yang membawa keluar pengunjung? Amatilah bagaimana saya merancang setiap teks, links, dan gambar sedemikian rupa sehingga menuntun pengunjung menuju pembelian.

Tujuan utama saya merancang website adalah untuk menghasilkan uang. Saya tidak akan menghasilkan uang dengan memberikan flash. Saya hanya akan menghasilkan uang jika mereka membeli produk saya. Jika mereka tidak membeli produk saya saat itu juga, saya masih memiliki data kontak mereka. Saya bisa follow up mereka sampai akhirnya mereka mau membeli produk saya.

Sama juga dengan Kamu…

Agar mereka membeli produk Kamu (MWR Kamu), maka yang seharusnya paling Kamu pikirkan adalah bagaimana membuatnya membeli produk Kamu. Fokuslah pada MWR Kamu. Rancang sales letter yang ampuh, tampilkan manfaat yang akan mereka terima jika memiliki produk Kamu! Buatlah penawaran khusus yang membuatnya mau meninggalkan data kontak mereka untuk Kamu. Selanjutnya, follow up mereka sampai mereka mau membeli produk Kamu.

Rancanglah sales letter yang ampuh dan taruhlah di website Kamu. Berilah gambar yang diperlukan, tapi jangan terlalu berlebihan. Gambar tidak akan membantu penjualan Kamu. Mungkin Kamu pernah mendengar, gambar mewakili 1000 kata. Tapi itu tidak berlaku di dunia pemasaran, terutama di Internet. Mereka membutuhkan manfaat, dan bukan gambar. Masukkan hanya gambar yang akan menaikkan respon beli mereka!

Perhatikan web AltairGate.com dan Kamu akan lihat 4 gambar rekening. Menurut Kamu, apakah saya menampilkan gambar itu ada tanpa alasan? Saya yakin, respon Kamu terhadap sales letter kami akan lebih besar dengan gambar itu!

Website dengan flash rumit? Hanya akan memperlambat proses loading. Pengunjung Kamu akan pergi sebelum seluruh website Kamu tampil sempurna. Sekali lagi, manfaat yang mereka butuhkan. Dan Kamu hanya bisa menunjukkan manfaat tersebut dengan kata-kata.

Flash tidak akan membuat Kamu kaya, dia hanya akan memperlambat proses loading halaman web Kamu. Membuat pengunjung bosan dan jengkel atas kelambatan tersebut. Juga gambar dan desain yang berlebihan… akan membuat pengunjung keluar sebelum mereka tahu apa sebenarnya isi website Kamu. Terlalu banyak link…

justru akan membingungkan pengunjung. Sekali mereka meng-klik link lain, maka hilanglah kesempatan Kamu mendapatkan perhatian mereka.

Jadi, sebelum Kamu merancang website… tentukan:

1. Apa tujuan Kamu merancang website?

2. Apa respon yang paling Kamu inginkan (MWR) dilakukan pengunjung?

3. fokus pada MWR Kamu!

Jika Kamu bisa menjawab pertanyaan penting tersebut, selamat! Silakan teruskan ke kunci berikutnya…

Kunci #3: Gunakan Prinsip Direct Selling

Website yang bagus adalah yang bisa MENJUAL produknya. Jika Kamu ingin pengunjung membeli produk Kamu, maka Kamu harus MENJUALnya kepada mereka.

Jika Kamu ingin mereka memasukkan nama dan email mereka sebagai daftar prospek, Kamu harus MENJUAL dengan memberikan manfaat kepada mereka.

Setiap orang memiliki alasan yang berbeda kenapa mereka merancang website.

Sekedar untuk belajar, atau untuk memamerkan kemampuan mereka? Itu hak mereka. It’s OK! Tetapi saya… dan semua orang yang pernah membeli produk saya, INGIN merancang website yang bisa MENJUAL.

Website Kamu harus bisa menjual, atau Kamu akan bangkrut!

Jika Kamu punya pegawai profesor bahasa, programmer kelas atas atau desainer web yang handal… tanyakan kepada mereka, bisakah mereka merancang website yang MENJUAL?

Jika tidak ada satupun dari mereka yang bisa, maka PECAT mereka sebelum Kamu membuang waktu dan uang lebih banyak lagi! Kamu tidak membutuhkan bahasa baku, program canggih, ataupun desain eksklusif untuk menjualkan produk Kamu. Dan pengunjung Kamu juga tidak pernah mempedulikannya. Satu-satunya yang ada di pikiran pengunjung pada saat mengunjungi website Kamu adalah, “OK, apa manfaat yang bisa saya ambil dari website ini?”.

Orang yang paling tepat untuk membuat sales letter adalah Kamu sendiri.

“Tapi saya bukan seorang penulis!” mungkin begitu keluh Kamu. Tapi percayalah, pada pembahasan khusus nanti, saya akan menunjukkan secara detail bagaimana Kamu bisa merancang naskah penjualan dengan cepat dan bernilai tinggi. Menulis naskah presentasi produk akan menjadi lebih mudah dan menyenangkan.

Dapatkan perhatian pembaca, katakan kepada mereka manfaat dari penawaran Kamu.

Tunjukkan kepada mereka bagaimana orang lain juga menyukai produk Kamu, dan biarkan mereka mencoba produk Kamu dengan bebas, tanpa resiko. Jika Kamu mau konsentrasi, duduk dan mulai menuliskan jawaban atas pertanyaan “mengapa saya perlu membeli produk Kamu?”… maka seluruh isi jawaban tersebut merupakan 90% materi sales letter Kamu!

Saya tidak bisa menjelaskan secara lengkap pembahasan seputar sales letter di sini, akan ada bab tersendiri yang akan membahas masalah ini. Namun, saya akan berikan beberapa point kesalahan umum yang sering dilakukan oleh para penjual online pada saat mereka mencoba menawarkan produk atau servisnya ke orang lain.

Kesalahan direct selling #1 – Tidak terdapat headline

Saya seringkali melihat website yang diawali dengan “Selamat datang di website kami!... bla bla bla…”. Dan terus terang, website seperti itu membuat saya mual. Dan parahnya, kebanyakan website tersebut tidak menampilkan headline atau topik utama secara jelas.

Hal paling pertama yang seharusnya dilihat orang saat mengunjungi website Kamu bukanlah foto Kamu, dan juga bukan gambar presentasi flash. Sebagus apapun flash tersebut! Yang dibutuhkan pengunjung Kamu adalah headline.

Topik utama website Kamu. Letakkan headline di posisi paling atas halaman web Kamu, dan dalam ukuran yang lebih besar dari pada semua materi berikutnya. Tulislah headline dalam format yang paling mudah terbaca.

Headline adalah iklan bagi website Kamu. Dia harus mampu membuat para penjelajah menghentikan perjalanannya sementara waktu dan mulai membaca kalimat pertama sales letter Kamu. Silakan Kamu bandingkan dengan AltairGate.com, Kamu akan mengerti dengan apa yang saya maksud.

Jika headline Kamu tidak sanggup membuat mereka berhenti di website Kamu, maka seluruh sisa materi website Kamu tidak akan ada gunanya sama sekali.

Kesalahan Direct Selling #2 – Tidak menampilkan manfaat

Ini adalah kunci dasar penulisan sales letter. Website Kamu harus mencakup fitur produk dan manfaatnya untuk calon customer. Fitur produk merupakan deskripsi produk beserta penjelasannya. Manfaat adalah apa yang bisa dilakukan oleh fitur produk tersebut untuk hidup mereka.

Kamu harus selalu mengkombinasikan dua hal tersebut, fitur dan manfaat. Jika produk yang Kamu tawarkan adalah mobil mewah, fiturnya adalah segala kelengkapan canggih yang ada di mobil tersebut. Sedangkan manfaatnya adalah keamanan yang lebih tinggi, kenaikan status, penghematan karena keawetan mobil saat mereka menggunakannya.

Dengan kata lain, segala yang Kamu lakukan dengan website Kamu adalah memunculkan sisi emosional dan logikal para customer. Orang-orang membeli didasarkan pada emosi mereka, lalu memberikan penilaian terhadap keputusan mereka berdasarkan logika.

Coba Kamu pikirkan Mercedes. Orang membeli mercedes karena mereka berpikir betapa dalamnya perasaan yang akan mereka alami…. Karena mercedes adalah simbol kekuatan status. Jika Kamu bertanya, mengapa mereka membeli mercedes, maka logika akan muncul, yaitu karena tangguh dan nyamannya mercedes di perjalanan. Itulah perpaduan emosi dan logika.

Kunjungi website saya. Print sales letternya. Berikan perhatian khusus pada point-point manfaat yang saya tuliskan. Dan sebagian besar darinya, Kamu akan melihat bagaimana fitur dan manfaat saya kombinasikan.

Kesalahan Direct Selling #3 – Tidak adanya kepribadian

Jangan sekalipun menulis website Kamu sendiri dengan “KAMI”. Saya yakin maksud Kamu ingin merendahkan hati, tapi jangan lakukan di pemasaran.

Jangan buat seolah-olah Kamu adalah sebuah perusahaan besar jika kenyataannya itu adalah bisnis pribadi Kamu. Itu kesalahan besar.

Tidak masalah jika Kamu berbicara mewakili perusahaan Kamu. Tapi jika informasi di website tersebut adalah milik Kamu secara pribadi, jangan gunakan kata “kami”!

Saya tidak peduli bagaimana penilaian Kamu, tetapi sangat mutlak, jika Kamu menjual sesuatu, Kamu juga harus menjual diri Kamu sendiri.

Website Kamu ditulis oleh seseorang, yaitu Kamu. Bahkan akan lebih bagus jika Kamu memasukkan foto Kamu. Tandatangani website seakan-akan mirip dengan tKamu tangan asli Kamu. Tapi jangan tampilkan tKamu tangan Kamu yang sebenarnya agar tidak ditiru orang.

Katakan siapa Kamu, seperti yang saya lakukan di website. Bicaralah kepada para customer sebagai Kamu. Tulislah materi sales letter persis seperti Kamu menulis surat ke seorang teman saat menawarkan suatu produk.

Jadilah bersahabat. Jadilah mudah didekati. Website Kamu tidak muncul dari perusahaan Kamu. Dia muncul dan lahir dari Kamu. Kamu yang berdiri di belakang garansi produk Kamu. Kamu yang berdiri di belakang janji-janji Kamu.

Jadi selalulah tunjukkan siapa Kamu… dan mengapa mereka seharusnya mempercayai Kamu.

Kesalahan Direct Selling #4 – Tidak ada kata kepuasan konsumen

Setiap orang ingin tahu hasil seperti apa yang telah diperoleh para customer lama setelah mereka membeli produk atau servis Kamu. Jadi gunakan testimonial (kata kepuasan) dari para pelanggan Kamu.

Lebih banyak kata kepuasan yang Kamu miliki, maka akan lebih baik penjualan yang Kamu hasilkan.

Tampilkan kalimat kepuasan yang spesifik terhadap bagian tertentu produk Kamu. Manfaat nyata untuk mereka. Tampilkan nama dan alamat orang tersebut. Jika Kamu di Internet, tampilkan alamat email atau websitenya.

Bahkan akan lebih baik lagi, jika Kamu menampilkan foto para pelanggan yang puas dengan produk Kamu.

Kesalahan Direct Selling #5 – Tidak ada garansi

Membeli segala sesuatu itu mengandung resiko. Terlebih lagi jika kita membeli dari Internet. Kamu membeli produk yang tidak kasat mata dan mungkin Kamu juga tidak begitu mengenal orang yang menjual produk tersebut.

Ambillah resiko mereka (customer Kamu) sebanyak mungkin. Tawarkan garansi kepada mereka dalam jangka waktu selama mungkin… 90 hari, 180 hari, satu tahun dan sebagainya. Jika dengan alasan apapun mereka mencoba produk Kamu dan tidak menyukainya, mereka berhak meminta uang kembali.

Kunci #4 : Bangun Mailing List dan Terbitkan Ezine

Membangun mailing list sangat vital untuk bisnis Kamu. Mailing list adalah daftar prospek Kamu. Tanyakan ke setiap webmaster sukses manapun, apakah aset mereka yang paling berharga. Jawaban mereka bukanlah produk. Bukan karena lokasi. Dan bukan juga komputer mereka.

Aset yang paling bernilai buat mereka adalah daftar prospek, email list.

Daftar email prospek milik Kamu sama dengan bisnis Kamu. Jika Kamu tidak memiliki daftar email prospek, sama saja Kamu tidak memiliki bisnis di Internet.

Mailing list harus menjadi tujuan utama Kamu selain menghasilkan penjualan. Jika website Kamu fokus pada menjual produk, maka jangan pernah lupa menangkap data kontak setiap pengunjung yang belum memutuskan untuk membeli produk Kamu. Ini bisa dilakukan dengan cara menawarkan informasi atau produk gratis tertentu.

Sebagai timbal baliknya, mereka meninggalkan data kontak untuk Kamu.

Jika Kamu punya info baru, hubungi mereka. Jika Kamu memiliki penawaran khusus, hubungi mereka. Jika ada update terbaru mengenai produk Kamu, hubungi mereka.

Sekali Kamu memiliki daftar prospek, maka selanjutnya Kamu tidak akan kesulitan melakukan usaha pemasaran kepada mereka.

Satu cara yang sangat dianjurkan adalah dengan menerbitkan ezine secara berkala.

Ezine adalah informasi tertentu tentang materi produk Kamu, dengan tujuan untuk mendidik dan menjaga hubungan dengan para prospek.

Dengan menerbitkan ezine, Kamu bukan saja menjaga hubungan tetapi juga akan membangun kepercayaan pada diri prospek. Sekali Kamu mendapatkan kepercayaan mereka, maka sangat mudah bagi Kamu untuk menghasilkan penjualan.

Kunci #5 : Kembangkan Keunikan Website Kamu

Apa yang membuat website Kamu unik?

Mengapa mereka harus membeli dari Kamu? kenapa tidak dari kompetitor Kamu?

Jika Kamu tidak bisa menjawab pertanyaan tersebut, maka saya garansi para pengunjung pun tidak akan mengetahui jawabannya. Dan jika tidak terdapat alasan yang cukup kuat bagi mereka untuk melakukan bisnis dengan Kamu dibandingkan dengan yang lain, maka Kamu akan kehilangan mereka.

Apa yang membuat Kamu lebih baik daripada yang lain?

Manfaat tambahan apa yang HANYA mereka dapatkan dari Kamu?

Berikut ini adalah beberapa contoh yang bisa membentuk keunikan Kamu. Ini tidak mutlak dan Kamu tidak diharuskan memenuhi seluruhnya. Cukup ambil beberapa yang paling memungkinkan untuk bisnis Kamu.

Keunikan #1 – Harga yang lebih rendah

Memiliki harga yang lebih rendah akan merampingkan profit satuan Kamu, namun akan meningkatkan volume penjualan.

Jika Kamu memiliki toko kelontong, dan di samping Kamu baru dibangun supermarket kelontong dengan harga yang lebih murah, maka bisa dipastikan bisnis Kamu akan bangkrut.

Keunikan #2 – Kualitas yang lebih baik

Kamu bisa berfokus dalam mengembangkan produk yang berkualitas tinggi dan memasarkannya pada target yang sesuai.

Sebagai contoh, mercedes memiliki harga yang jauh lebih mahal daripada toyota. Tapi dia tetap menghasilkan tingkat penjualan yang tinggi karena mercedes sangat berfokus pada kualitas produksinya.

Kamu bisa meniru model ini untuk produk Kamu. Daripada berkompetisi dengan harga yang lebih murah, jadilah lebih mahal. Berfokuslah pada pemberian kualitas produk yang di atas rata-rata pesaing Kamu. Berpikirlah nilai, bukan harga untuk model produk seperti ini. Nilai dan harga adalah dua hal yang sangat berbeda.

Keunikan #3 – Garansi dan masa jaminan yang lebih panjang

Lupakan garansi 30 hari, dan mulailah tunjukkan masa garansi yang membuktikan bagusnya produk Kamu. Garansi produk Kamu selama 90 hari, 180 hari, 365 hari, tiga tahun, atau bahkan untuk selamanya. Jika pesaing lain hanya berani memberi garansi 30 hari, maka garansi satu tahun Kamu akan memenangkan persaingan.

Kamu bisa mengembangkan dominasi pasar dengan memberikan garansi dan jaminan yang lebih baik daripada orang lain. Tunjukkan kepada para customer Kamu bahwa Kamu berani dan siap berdiri di balik produk Kamu. Lakukan itu di saat kompetisi lain tidak berani melakukannya.

Keunikan #4 – Nilai pendidikan yang lebih baik

Yang saya maksud disini bukanlah gelar kesarjanaan Kamu. Saya secara pribadi tidak pernah menghargai gelar secara berlebih. Kadang dalam berbisnis, saya tidak memasukkan gelar ST saya di dalamnya. Dan saya tidak menghormati orang berdasarkan gelarnya, tapi pada kemampuannya memberikan nilai pendidikan nyata pada lingkungan sekitarnya.

Dan inilah yang saya maksud. Berilah nilai pendidikan yang terbaik dari produk untuk prospek Kamu. Lalu, lanjutkan proses pendidikan tersebut untuk customer Kamu dan tunjukkan kepada mereka bagaimana cara mendapatkan nilai tertinggi dari produk ataupun servis Kamu.

Saya menjual informasi cara membangun bisnis di Internet. Kamu menemukan apa saja faktor yang menunjung keberhasilan bisnis di area ini. Tapi selain itu, saya juga menunjukkan detailnya, caranya, langkah-langkah terbaik yang perlu dilakukan sampai Kamu bisa menghasilkan uang darinya.

Keunikan #5 – Bonus yang lebih bernilai

Jika Kamu bisa memberikan nilai yang lebih tinggi dari setiap rupiah yang dikeluarkan para customer, maka mereka akan lebih memilih membeli dari Kamu daripada para pesaing Kamu.

Sertakan bonus gratis di setiap produk utama yang Kamu jual. Tidak harus berupa produk ciptaan Kamu sendiri. Kamu bisa gunakan produk orang lain sebagai bonus, dengan catatan Kamu memiliki ijin melakukannya.

Keunikan #6 – Pelayanan pelanggan 

Banyak perusahaan yang berupaya mati-matian menarik hati sang prospek.

Namun setelah prospek menjadi pembeli, mereka tidak melayani pelanggan dengan baik.

Gunakan peluang meraih hati prospek! Ini bisa Kamu lakukan dengan cara serius melayani mereka, sebaik-baiknya. Tempatkan para prospek dan customer dalam posisi teratas. Pekerjakan satu orang khusus untuk melayani pelanggan dengan baik dan cepat.

Keunikan #7 – Pilihan yang lebih banyak

Inilah ciri khas Amazon. Dia adalah toko buku terbesar di dunia. Di mana, biasanya toko buku besar lainnya hanya mampu menyediakan maksimal 60.000 judul buku. Tetapi Amazon, menyediakan seluruh jenis buku yang pernah diterbitkan di dunia. Jumlahnya… jutaan!!

Jika perusahaan lain hanya sanggup menampilkan 3-4 warna dengan 3 model berbeda, maka perusahaan Kamu bisa menampilkan 27 warna dan 15 model berbeda. Keuntungan konsep seperti ini bisa Kamu manfaatkan di web.

Keunikan #8 – Market yang spesifik

Ketimbang menjalankan website untuk semua bisnis, Kamu bisa fokus dengan menjalankan bisnis hanya untuk konsultan, pecinta otomotif, agen real estate atau yang lain. Dengan kata lain, konsentrasikan pasar Kamu dan lakukan spesialisasi pada bidang tertentu.

Hal ini bukan hanya akan membuat bisnis Kamu memiliki ciri khas, tetapi juga membuatnya lebih bernilai untuk audiens. Kamu akan lebih mengerti masalah mereka daripada kompetitor lain.

Keunikan #9 – Servis yang lebih cepat

Kita hidup di jaman yang serba instan. Setiap orang menginginkan pelayanan yang cepat. Jika saat ini customer Kamu melakukan pemesanan, lakukan pengiriman hari ini juga. Kamu jangan sekali-kali bilang, bahwa produk Kamu akan sampai ke tangan konsumen minggu depan. Kamu pasti akan ditinggal oleh mereka.

Jika Kamu bisa memberikan servis yang lebih cepat daripada kompetitor lain, maka bisnis Kamu akan lebih disukai. Mereka akan lebih mempercayai Kamu dan ini sangat berpengaruh terhadap kesuksesan bisnis Kamu.

Kunci #6 : Rancang Reseller Program Untuk Bisnis Kamu

Pernahkah Kamu membayangkan memiliki tenaga penjual yang akan mempromosikan servis ataupun produk Kamu tanpa henti? Yang lebih hebat lagi, seluruh tenaga penjual Kamu bergabung secara sukarela dan setiap orang dari mereka dengan antusias memperkenalkan produk Kamu ke orang lain.

Mungkinkah hal seperti ini bisa dialami oleh bisnis Kamu?

Jika Kamu menjalankan bisnis secara konvensional, hal ini sangat sulit terjadi. Kecuali jika Kamu memiliki dana besar untuk merekrut para armada penjual. Melakukan training terhadap mereka dan kemudian memantau hasil penjualan mereka. Repot!

Bagaimana dengan bisnis online? Mungkinkah?

Jika saya menjawab pertanyaan tersebut dengan “mungkin”, kelihatannya kurang pas.

Saya lebih suka menjawab “HARUS!”. Saya sangat menganjurkan setelah Kamu siap dengan bisnis Kamu, rekrutlah sebanyak mungkin tenaga penjual untuk produk Kamu.

Rancanglah program reseller. Atau dikenal dengan program affiliasi.

Yang dimaksud dengan program reseller adalah suatu bentuk kerjasama di mana kita sebagai pemilik usaha merekrut tenaga penjual. Mereka tidak perlu mempersiapkan website, melayani pembelian dan sebagainya, karena semua sudah Kamu siapkan.

Tugas mereka hanyalah mendatangkan sebanyak mungkin pengunjung ke website Kamu. Dan setiap penjualan yang dihasilkan atas rekomendasi mereka, maka mereka berhak mendapatkan komisi dari Kamu.

Saat pertama kali saya menjual produk di Internet, saya adalah single fighter. Saya hanya mengandalkan tenaga, waktu dan pikiran saya sendiri untuk berpromosi. Jika suatu hari saya rajin berpromosi, mungkin hari itu saya akan mendapatkan pemasukan yang cukup lumayan. Tapi jika sekali saya berhenti berpromosi, maka penghasilan pun juga akan ikut terhenti.

Sejak saya menerapkan program reseller pada AltairGate.com, secara ajaib penghasilan seakan datang dengan sendirinya. Tidak peduli apakah saya juga turut aktif berpromosi atau tidak, selalu ada saja uang yang masuk kerekening saya.

Konstan, sampai bulan dan tahun berikutnya. Saat saya menulis buku ini, saya memiliki 3000 lebih tenaga penjual yang dengan senang hati memperkenalkan produk ini ke sebanyak mungkin orang.

Di AltairGate.com, saya memberi komisi 50% untuk setiap reseller yang berhasil merekomendasikan produk ini ke konsumen baru. Cukup adil bukan?

Sebagai contoh, silakan Kamu akses http://www.google.com, dan ketikkan “formula bisnis” atau “AltairGate”. Kamu akan menemukan hasil pencarian yang hampir seluruhnya adalah daftar para tenaga penjual program reseller AltairGate.com.

dan itu baru sebagian!

Bisa Kamu bayangkan, tidak peduli apakah saya sedang tidur, makan, atau berlibur sekalipun, ribuan tenaga penjual saya akan bekerja secara sukarela. Menurut Kamu, terlalu berlebihankah jika saya mengeluarkan pernyataan, “Saya memperoleh setengah juta rupiah per hari tanpa perlu banyak kerja!”…?

Kunci ini sangat penting untuk Kamu terapkan. Jika Kamu tidak ingin kesulitan menghasilkan uang dari Internet, jika Kamu ingin melipatgandakan jumlah pengunjung dalam waktu singkat… atau jika Kamu ingin meledakkan bisnis Kamu jauh lebih cepat dari bisnis konvensional apapun… ada satu anjuran saya, ciptakan program reseller untuk bisnis Kamu. Tidak ada cara yang lebih ampuh untuk menghasilkan uang selain menjalankan program reseller.

Tidak bisa tidak!

Karena pentingnya materi ini, penjelasan detail mengenai reseller program, khususnya tentang bagaimana menata script reseller Kamu akan ditemukan pada bab selanjutnya.

Kunci #7 : Jalankan Proyek Kerjasama Dengan Webmaster Lain

Percaya atau tidak, tidak satupun webmaster yang sukses saat ini bisa berhasil hanya dari usaha mereka sendiri. Mereka juga mencari bantuan untuk membangun bisnisnya.

Salah satu kunci sukses bisnis di Internet adalah secara berkala berpartisipasi dalam proyek kerjasama dengan webmaster lain. Istilah asingnya: joint venture. Maksudnya, suatu proyek di mana Kamu mengkombinasikan aset-aset Kamu (customer, periklanan, produk, servis, pengetahuan, keahlian, traffic, dsb) dengan para webmaster lain yang memiliki prospek serupa namun tidak bersaingan.

Sebagai contoh: mungkin kekuatan Kamu adalah mampu memproduksi artikel berkualitas tinggi untuk dijual secara online. Tetapi Kamu hanya memiliki prospek yang sedikit. Di lain sisi, Kamu kenal dengan seseorang yang telah mengelola mailing list untuk ezine mingguan dia. Anggota mailing listnya banyak sekali. Dia membutuhkan produk untuk dijual, tapi tidak memiliki waktu untuk merancangnya. Di sini proyek kerjasama terjadi. Kamu kombinasikan aset Kamu (produk) dengan aset dia (prospek) sehingga bisa mendatangkan keuntungan bersama. Kamu yang sediakan produk, dia yang menjualnya, dan Kamu berdua menghasilkan masing-masing 50% dari profit. Ini tidak akan terjadi jika Kamu bekerja sendiri-sendiri.

Di dunia bisnis Internet, terdapat ribuan ide proyek kerjasama, jadi mustahil membahas seluruh ide tersebut di artikel ini. Namun yang perlu Kamu ingat adalah, lakukan proyek kerjasama dengan orang lain. Kamu akan meraih lebih banyak manfaat dari model kerjasama pemasaran seperti ini.

Kunci #8 : Otomatiskan Bisnis Kamu

Jika Kamu sudah memahami kunci 1 sampai 7, sekarang saatnya menjalankan seluruh kunci tersebut secara otomatis. Tapi jangan salah, walaupun seluruh sistem akan dijalankan otomatis, Kamu masih akan tetap membutuhkan kerja. Sistem otomatisasi hanya untuk membantu pekerjaan utama Kamu, yaitu membangun bisnis.

Bisakah Kamu bayangkan betapa sulitnya melakukan follow up ke ribuan prospek setiap hari jika seandainya itu semua Kamu lakukan secara manual seorang diri? Pasti Kamu tidak akan pernah bisa menyelesaikannya.

Bagaimana jika setiap proses pembelian di tengah malam gagal terjadi hanya karena Kamu tertidur? Bagaimana cara Kamu memantau hasil penjualan reseller dan memberi mereka komisi jika Kamu melakukannya secara manual? Kantor Kamu pasti akan penuh dengan kertas kerja, dan berantakan!

Setiap bisnis online yang sukses menggunakan sistem otomatis di dalamnya. Sistem otomatis untuk menghasilkan prospek baru, sistem otomatis untuk melakukan follow up tanpa henti, sistem otomatis untuk melayani pemesanan, pengiriman, dan sebagainya. Kamu juga perlu mengotomatiskan pemantauan kegiatan reseller, memantau trafficnya, hasil penjualannya dan membagikan komisinya. Semua harus otomatis. Yang paling menyenangkan dari bisnis di Internet adalah: Kamu bisa jalankan sebagian besar aspek bisnis Kamu secara otomatis!

Otomatiskan bisnis Kamu! Dan untuk itulah artikel ini ada! Kamu akan temukan lebih detail lagi bagaimana Kamu bisa membangun dan mengotomatiskan bisnis Kamu.

Bagaimana Kamu bisa memiliki mesin uang otomatis sendiri. Tidak peduli apakah saat ini Kamu sedang makan, tidur atau liburan sekalipun, sistem otomatis ini akan menjalankan sebagian besar tugas Kamu.

Dari mendapatkan prospek, sampai uang mengalir ke rekening Kamu, sebagian besar bekerja otomatis untuk Kamu. Temukan pada sisa pembahasan selanjutnya.

Menarik sekali bukan?

Di pembahasan selanjutnya kita akan membahas 3 langkah praktis membangun bisnis di Internet berdasarkan 8 kunci yang sudah saya jabarkan di sini.

Berkonsentrasilah, karena proses belajar Kamu akan semakin seru! 

Find Out
Related Post

Ikuti AltairGate.com pada Aplikasi GOOGLE NEWS : FOLLOW (Dapatkan Berita Terupdate tentang Dunia Pendidikan dan Hiburan). Klik tanda  (bintang) pada aplikasi GOOGLE NEWS.

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad