Cara Melakukan Enkripsi Full-Disk Dengan BitLocker di Windows 10/11


Enkripsi full-disk di Windows 10 atau Windows 11 akan melindungi data anda dari mata-mata atau orang yang ingin menjebak anda. Mengenkripsi data sangat mudah diterapkan dan tidak ternilai untuk hampir semua pengguna, terutama yang melakukan perjalanan dengan data penting.


Apa itu Enkripsi Full-Disk di Windows 10/11, dan Haruskah Saya Menggunakannya?

Enkripsi full-disk berarti enkripsi yang dilakukan tanpa menggunakan password user account anda, tetapi data pada hard drive anda benar-benar tidak dapat diakses oleh orang lain. Jika hard drive anda tidak dienkripsi, anda dapat menghapus hard drive tersebut dari komputer.


Haruskah Saya Menggunakan Enkripsi Full-Disk di Windows 10/11?

Ya, terutama jika anda memiliki laptop atau memiliki file yang anda ingin tetap aman. Komputer desktop kurang berisiko keamanan karena mereka tidak dibawa. Namun, kerugian dari enkripsi full-disk sangat sedikit sehingga tidak ada alasan untuk tidak melakukannya. Komputer modern cukup cepat untuk menangani overhead komputasi enkripsi tanpa berhenti. Kelemahan utamanya adalah bahwa jika anda lupa kata sandi anda dan kehilangan kunci pemulihan anda, file anda tidak akan bisa dibuka selamanya.


Enkripsi Full-Disk di Windows 10/11 Menggunakan BitLocker

BitLocker adalah perangkat lunak enkripsi disk milik Microsoft untuk Windows 10 atau Windows 11. Karena itu dirancang oleh perusahaan besar, nirlaba, dan karena pemerintah AS mendekati Microsoft agar menambahkan "pintu belakang" ke skema enkripsi, BitLocker belum menikmati reputasi terbesar. Namun, peneliti keamanan, Bruce Schneier masih merekomendasikannya, dan itu sangat memadai bagi rata-rata pengguna Windows. Ikuti langkah-langkah untuk mengenskripsi dibawah ini.

1. Temukan hard drive yang ingin anda enkripsi di bawah This PC di Windows Explorer.

2. Klik kanan drive target dan pilih Turn on BitLocker.


3. Jika anda melihat pesan error tentang memerlukan Trusted Platform Module atau TPM, anda harus menambahkan Group Policy Exception untuk memungkinkan BitLocker tetap berjalan. Jika anda tidak melihat pesan error ini, lanjutkan ke langkah 10.



Menjalankan BitLocker tanpa TPM

4. Ketik gpedit.msc ke dalam kotak Run (tekan tombol Win + R) dan tekan Enter untuk membuka Local Group Policy Editor.


5. Kemudian navigasikan ke jalur berikut dibawah ini.

Computer Configuration - Administrative Templates - Windows Components - BitLocker Drive Encryption - Operating System Drives

6. Klik doble pada Require additional authentication at startup di jendela utama.


7. Klik tombol Enabled untuk mengaktifkannya.

8. Pastikan juga bahwa kotak Allow BitLocker without a compatible TPM diberi ceklist, lalu klik OK.


9. Akhirnya, kita dapat mengaktifkan BitLocker. Klik kanan drive target lagi dan pilih Turn on BitLocker.



Menyelesaikan Pengaturan BitLocker

10. Pilih Enter a password.


11. Masukkan password yang aman.


12. Pilih cara mengaktifkan recovery key (kunci pemulihan) yang akan anda gunakan untuk mengakses drive anda jika anda kehilangan kata sandi anda. Pilih satu diantara empat pilihan tersebut.


13. Pilih Encrypt entire drive, yang merupakan opsi yang lebih aman yang mengenkripsi file yang telah ditandai untuk dihapus tetapi belum ditimpa.


14. Kecuali anda memerlukan drive anda agar kompatibel dengan komputer Windows lama, maka pilih New encryption mode.


15. Klik Start Encrypting untuk memulai proses enkripsi. Perhatikan bahwa ini akan membutuhkan restart komputer jika anda mengenkripsi boot drive anda. Enkripsi akan memakan waktu lama, tetapi akan berjalan di latar belakang, dan anda masih dapat menggunakan komputer saat enkripsi berjalan.



Jadi BitLocker merupakan sebuah sebuah enkripsi file yang kuat dan mudah diaktifkan. Mengaktifkannya seharusnya tidak perlu dipikirkan oleh siapapun yang memiliki komputer portabel agar datanya tetap aman untuk dilindungi. Anda kemudian dapat melanjutkan membaca artikel saya lainnya tentang cara mengenkripsi USB drive di Windows 10/11 atau cara aktifkan atau nonaktifkan penggunaan BitLocker untuk hard drive eksternal di Windows 10/11.

Sekian tutorial kali ini, semoga bermanfaat. Tinggalkan komentar anda untuk berbagi pemikiran tentang cara mengenkripsi file di kolom komentar dibawah ini. Terimakasih dan sampai jumpa di tutorial selanjutnya. GBU

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad