Cara Membuat Virtual Hard Disk di Windows

Daftar Isi: (toc)


Microsoft mempunyai sebuah fitur yang diperlukan untuk membuat dan mengelola VHD (Virtual Hard Disk) langsung di Windows. Virtual Hard Disk adalah file kontainer sederhana yang meniru struktur file dan elemen lain dari drive hard disk fisik. Virtual Hard Disk dapat disimpan dimana saja di hard drive anda dan banyak digunakan oleh para profesional IT di lingkungan server. Bahkan Virtual Hard Disk biasanya digunakan sebagai hard disk untuk mesin virtual dan memiliki banyak keunggulan dibandingkan partisi khas anda.


Keuntungan Membuat dan Menggunakan Virtual Hard Disk

  • Menjadi file kontainer sederhana, tidak perlu bagi anda untuk benar-benar mempartisi hard drive anda.
  • Virtual Hard Disk memungkinkan anda membuat volume dinamis sehingga anda tidak perlu mengalokasikan semua ruang disk sekaligus. Ukuran Virtual Hard Disk hanya akan meningkat saat anda menambahkan file atau data ke dalamnya.
  • Karena Virtual Hard Disk bertindak sebagai file tunggal, mereka mudah dibackup.
  • Anda dapat membuat Virtual Hard Disk dinamis, menginstal system operasi dan dual boot. Menjadi dinamis, anda tidak perlu mengalokasikan banyak ruang untuk OS di hard drive anda.
  • Ketika anda selesai dengan Virtual Hard Disk, anda cukup menghapus file kontainer Virtual Hard Disk untuk mendapatkan kembali ruang anda. Tidak perlu untuk partisi yang rumit.
  • Virtual Hard Disk didukung secara luas, yang berarti anda dapat memasangnya sebagai hard drive fisik di Windows, Linux, dan Mac.
  • Virtual Hard Disk bahkan dapat diakses melalui jaringan lokal (local network).


Membuat Virtual Hard Disk di Windows

Membuat Virtual Hard Disk di Windows sangat mudah. Untuk melakukannya, ikuti langkah-langkah dibawah ini.

Untuk memulai, cari Administrative Tools di Start menu atau di Control Panel dan buka.


Setelah jendela Administrative Tools terbuka, klik dobel pada Computer Management.


Di jendela Computer Management, pilih disk drive anda dan klik kanan pada opsi Disk Management di bawah Storage yang muncul di sidebar kiri. Dari menu konteks, pilih opsi Create VHD.


Tindakan di atas akan membuka jendela Create and Attach VHD. Disini, klik tombol Browse, dan pilih lokasi untuk menyimpan file VHD. Setelah itu, pilih ukuran VHD anda dalam MB, GB atau TB. Dalam kasus saya, saya membuat VHD dengan ruang 3 GB.

Gunakan opsi default untuk format VHD. Pilih jenis VHD dengan memilih salah satu tombol Fixed atau Dynamic. Dalam kasus saya, saya memilih opsi Dynamically expanding sehingga saya tidak perlu mengalokasikan semua ruang sekaligus.

Setelah anda selesai dengan semuanya, klik tombol OK untuk menyimpan perubahan.


Dengan tindakan di atas, virtual disk terdaftar dalam utilitas manajemen disk. Cukup klik kanan pada nama disk dan kemudian pilih opsi Initialize Disk.


Di jendela Initialize Disk, biarkan opsi default seperti apa adanya dan klik tombol OK untuk melanjutkan.


Setelah initialize disk, klik kanan pada disk dan kemudian pilih opsi New Simple Volume.


Tindakan ini akan membuka Simple Volume Wizard. Cukup klik tombol Next untuk melanjutkan.


Disini, di jendela ini, pilih ukuran volume dan klik tombol Next.


Sekarang tetapkan drive letter yang anda inginkan atau biarkan defaultnya dan klik tombol Next.


Secara default, Windows menggunakan format file NTFS untuk membuat volume. Sekali lagi, biarkan default dan klik pada tombol Next.


Wizard akan menampilkan semua pengaturan. Tinjau mereka dan klik tombol Finish untuk membuat volume.


Anda telah berhasil membuat Virtual Hard Disk, dan anda dapat melihatnya di utilitas Disk Management.


Hal yang baik adalah bahwa Windows secara otomatis memasang VHD segera setelah VHD dibuat. Anda dapat melihat drive yang terpasang di file explorer anda.


Setelah selesai bekerja dengan Virtual Hard Disk, anda dapat melepasnya dengan mengklik kanan dan memilih opsi Eject.


Jika anda ingin memasang VHD secara manual, maka navigasikan ke tempat anda menyimpan file VHD dan klik dobel di atasnya.


Seperti yang anda lihat, membuat Virtual Hard Disk cukup sederhana dan mungkin lebih sederhana dari yang anda bayangkan. Anda kemudian dapat membaca artikel saya lainnya tentang cara membuat bootable kloning drive Windows 10.

Sekian tutorial kali ini, semoga membantu anda. Jangan lupa tinggalkan komentar anda di bawah ini untuk membagikan pemikiran dan pengalaman anda tentang membuat dan menggunakan Virtual Hard Disk di Windows. Terima kasih telah berkunjung. Semoga Harimu Menyenangkan!!
Find Out
Related Post



Ikuti AltairGate.com pada Aplikasi GOOGLE NEWS : FOLLOW (Dapatkan Berita Terupdate tentang Dunia Pendidikan dan Hiburan). Klik tanda  (bintang) pada aplikasi GOOGLE NEWS.

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.
close