4 Manfaat VS 4 Pengaruh Kesehatan Merawat Kucing di Rumah

Merawat hewan peliharaan di dalam rumah menjadi hobi yang menyenangkan untuk penyayang kucing hingga anjing. Kucing dan anjing sebagai hewan paling populer di rawat manusia, Satwa yang cukup populer adalah jenis burung.
pixabay.com/jellypet

Cara perawatan kucing yang sudah dilakukan dengan benar, selain akan membuat mereka tetap sehat, hal menarik lainnya yang mudah terlihat, mantel bulu kucing makin berkilau dan membuat kebanggaan tersendiri bagi pemiliknya.

Dikutip dari laman mentalflos mengungkapkan, sedikitnya ada 4 manfaat yang diperoleh pemilik merawat kucing di rumah beberapa diantaranya:

1. Memberi dampak positif pada lingkungan

Dalam survei 2009 menerangkan, merawat hewan peliharaan kucing lebih positif pengaruhnya pada lingkungan sekitar. Sebagian besar hewan mempunyai kecenderungan makan lebih sedikit sehingga tidak meninggalkan banyak kotoran dan sampah.

2. Mendorong pemilik lebih cerdas

Manfaat merawat kucing yang kedua pada survei 2010 yang dilakukan University of Bristol terhadap pemilik hewan peliharaan, menemukan kaitan gelar sarjana dengan kebiasaan pemilik merawat hewan peliharaan.

Beberapa hasil survei tersebut menyimpulkan pemilik kucing cenderung kurang memerlukan perhatian dari orang lai  dan kemampuan bekerja dalam lingkungan lebih tinggi.

3. Menurunkan stres

Perawatan hewan peliharaan yang tepat selain menambah rasa bangga pemilik karena sehat dan lucu. Manfaat tersembunyi yang Anda peroleh dari mereka adalah kesehatan jantung.

Beberapa studi dan penelitian banyak mengungkap, kebiasaan pemilik membeli bulu kucing akan membawa perasaan tenang, sehingga menurunkan tingkat stres.

4. Dapat membalas kebaikan

Jarang kita tahu, hewan yang dirawat dengan baik dan mendapat perlakuan layak dari pemilik, akan mengajarkan kepada mereka tentang kebaikan Anda.

Anggapan yang menyebutkan hewan semakin sayang pada pemilik, bukan mitos untuk menarik minat calon pemilik merawat kucing dan anjing si rumah.

Misalnya, dalam studi tahun 2003 di Austria membeberkan, cara perawatan kucing yang benar selain menimbulkan ikatan emosi secara khusus pemilik dengan hewan. Kucing dan anjing akan memperlakukan hal positif bagi pemiliknya untuk membalas budi dan kebaikan Anda.

Pengaruh kesehatan merawat kucing untuk kesehatan


Hewan peliharaan dapat memberi manfaat positif bagi lingkungan dan pemiliknya, lewat sisi psikologis  menurunkan stres. Meski demikian, ada beberapa faktor lain yang perlu diperhatikan pemilik hewan peliharaan kucing.

Kucing tidak secara langsung menjadi penyebab utama mempengaruhi kesehatan tersebut menjadi buruk, biasanya kucing menjadi perantara beberapa sumber penyakit, bakteri, kuman sampai masalah yang ditimbulkan oleh bulunya.

Misalnya untuk ibu hamil dengan beberapa orang yang memiliki riwayat penyakit auto imun banyak nasehat yang diberikan oleh pakar untuk menjaga kandungan dan jalanin supaya tetap sehat karena bisa muncul beberapa kemungkinan buruk yang timbul dari bulu kucing.

Beberapa efek kesehatan yang disebabkan kucing ketika dipelihara di dalam rumah di antaranya:

1. Penularan penyakit kurap
2. Pengaruh alergi pada anggota keluarga
3. Pengalaman buruk kena cakaran kucing
4. Penularan toksoplasmosis

Penyakit kurap

Penyakit kurap adalah gangguan kesehatan yang timbul di kulit kucing akibat infeksi jamur. Penyakit ini dapat menular pada manusia ketika terjadi kontak langsung dengan berbagai cara, misalnya membelai atau bersentuhan dengan hewan. Oleh karena itu, menjaga kebersihan kucing sangat penting ketika mereka dirawat di dalam rumah, sehingga penyakit kurap dapat dicegah dan tidak menular kepada anggota keluarga.

Alergi bulu kucing

Bulu kucing yang rontok terjadi pada periode tertentu dan bisa berlangsung juga karena cara merawat mereka yang tidak sesuai.

Cara merawat kucing yang salah yang membuat mereka kurang gizi dan nutrisi tubuhnya tidak cukup. Salah satunya dapat menyebabkan beberapa fungsi tubuh menurun.

Salah satu pengaruh yang signifikan dialami hewan peliharaan, misalnya bulu kucing menjadi kusam dan rontok.

Bulu kucing yang rontok dan tertinggal dalam rumah bulu kucing saat tidak dibersihkan dengan baik, bisa menimbulkan alergi kepada manusia.

Cakaran kucing

Mengelus dan membelai kucing peristiwa alamiah yang dilakukan pemilik dan anggota keluarga melihat kucing lucu. Ketika Anda lupa dan jarang membersihkan tangan setelah membelai kucing, bulu hewan Peliharaan yang menempel dan terkontaminasi kuman dan bakteri dapat menular saat tangan tersebut digunakan mengusap mata yang gatal.

Cakaran kucing yang tidak sehat ketika mengenai kulit, bisa memunculkan bintik hingga benjolan selama 10 hari.

Gejala lain yang mungkin timbul akibat cakaran kucing yang sakit, manusia dapat mengalami mual, muntah, dn nyeri pada kelenjar getah bening.

Cakaran kucing yang sakit, pada umumnya tidak membawa pengaruh besar pada manusia yang mempunyai daya tahan tubuh sehat.

Penularan toksoplasmosis

Toksoplasmosis adalah penyakit menular yang disebabkan hewan. Parasit toksoplasma gondi, umumnya banyak ada di kotoran. Menjaga kesehatan hewan dengan cara merawat kucing dengan baik, memandikan kucing secara teratur dapat mencegah kemungkinan parasit tersebut menempel di bulu.

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.