8 Alasan Kucing Tidak Dibiasakan Tidur di Kasur

Daftar Isi: (toc)

Kucing hewan Peliharaan sudah dianggap seperti anggota keluarga sendiri oleh sebagian pemilik. Selain mendapat nama khusus untuk memanggil mereka untuk bermain hingga di beri makan, tidak jarang mereka mendapat kebebasan mengakses seluruh ruangan rumah.

Keistimewaan yang diperoleh kucing yang dirawat tersebut, tidak sedikit pemilik yang rela mengeluarkan banyak uang memperlakukan mereka supaya nyaman dan bahagia.
Pixabay. Com

Salah satu kebiasaan pemilik hewan Peliharaan yang banyak dilakukan pada kucing mereka, misalnya membiarkan kucing tidur bersama pemiliknya.

Pemilik hewan Peliharaan menilai kucing di rumah yang mereka rawat sudah bersih karena dimandikan teratur dan dianggap sehat karena mendapat layanan dokter hewan pada waktu tertentu.

Dikutip dari laman Mayo clinic sleep disorders dalam sebuah penelitian yang dilakukan mengungkap beberapa alasan sebaiknya kucing yang Anda pelihara tidak terbiasa tidur bersama di tempat tidur.


  1. Perbedaan jam dan waktu tidur
  2. Membawa kotoran yang berasal dari litter box
  3. Resiko alergi asma dua kali lebih besar
  4. Bisa menyebabkan bayi terjepit
  5. Tak mudah beradaptasi dengan suasana baru
  6. Pertimbangan infeksi parasit dan jamur
  7. Penularan bakteri
  8. Mewaspadai virus protozoa


Jam Istirahat Kucing dan Manusia Berbeda


Manusia memerlukan waktu istirahat dengan tidur nyenyak antara 8 jam secara umum. Perbedaan waktu istirahat kucing dengan pemilik berkisar 7 jam lebih lama, hewan peliharaan kucing dapat tidur hingga 15 jam lamanya.

Selain cara hidup kucing yang sering aktif bergerak di malam hari, membuat Anda sulit tidur ketika kucing sedang aktif ikut serta di tempat tidur.

Kucing yang tidak memperoleh tempat yang sesuai menyalurkan energi di malam hari dan dibawa ke kasur, membuat tidur nyenyak Anda dapat terganggu, saat mereka mencari perhatian Anda ketika tidur.

Kucing dapat menggaruk benda di sekitar ruangan, mengeong membangunkan, atau mendorong badan langsung ke badan pemilik.

Gangguan tidur yang Anda alami tersebut, selain mempengaruhi jam tidur normal menjadi berkurang, membuat Anda cepat lelah dan kurang konsentrasi di pagi hari.

Studi Clinic sleep disorders mengungkapkan, sekitar 20% pemilik hewan Peliharaan kucing mengakui merasa terganggu jam tidur mereka saat membawa kucing di tempat tidur.

Baca juga:

3 Cara merawat kucing Persia dengan biaya murah
Ras kucing termahal di dunia
20 Kucing Mixdome Campuran yang sering dicari
Bolehkan kucing dimandikan saat kehujanan?
Cara aman memandikan kucing

Resiko Kotoran dari Litter Box

Kucing lokal dan ras murni yang sudah terlatih buang kotoran di tempat khusus merupakan keharusan yang penting. Mereka akan terbiasa membuang poop hingga urin di litter box, sehingga memudahkan pemilik hewan peliharaan mengontrol kebersihan rumah.

Tempat penampungan kotoran dan urin kucing yang tersedia khusus tersebut, memungkinkan beberapa bagian tubuhnya terpapar poop dan urin saat melakukan pembuangan zat yang mengandung kotoran tertentu.

Tubuh kucing yang lupa dibersihkan setiap hari sebelum naik ke kasur, mulai dari kaki, bulu dan ekor bisa memindahkan sebagian kotoran tersebut di sprei Anda.


Picu Alergi Lebih Besar pada Manusia


Kucing secara keseluruhan adalah ras hewan yang dominan diselimuti bulu. Meski ada beberapa ras kucing asli lain yang tidak mempunyai bulu secara genetik, ternyata kebiasaan pemilik membawa kucing ke kasur atau tempat tidur, meningkatkan resiko alergi asma yang berasal dari bulu kucing.

Dikutip dari laman Asthma and Allergy Foundation of America menuliskan, sekitar 30 persen manusia dapat mengalami alergi pada hewan peliharaan.

Perbedaan alergi manusia terhadap kucing atau anjing, ras kucing dua kali lebih besar menimbulkan respon alergi kepada manusia.

Beberapa pakar hewan menyarankan, jika anggota keluarga ada yang punya riwayat alergi, sebaiknya tidak memelihara kucing di dalam rumah. Alternatif lain jika Anda ingin memelihara mereka atau sudah merawat di rumah, batasi akses masuk untuk kucing dan menambahkan filter partikel udara untuk mencegah faktor pemicu asma dan alergi.


Berebut Space tidur dengan Bayi


Tempat tidur untuk bayi merupakan lokasi favorit yang disukai kucing untuk tidur. Selain dirancang aman untuk menjaga bayi tidak terjatuh, desain tempat tidur bayi ini dinilai kucing, juga aman untuk mereka dari gangguan hewan lain.

Beberapa hal lain yang menarik kucing tidur di tempat tidur khusus bayi, empuk ya lapisan alas yang tersedia.

Jika Anda memiliki bayi dalam rumah, jangan membiasakan kucing tidur dalam ruangan tersebut. Kucing yang memiliki rasa ingin tahu, dimungkinkan untuk mengeksplorasi tempat lain yang dianggapnya lebih nyaman.


Proses Adaptasi Kucing


Kucing adalah hewan peliharaan yang unik dan belajar dari pengalaman yang pernah dialaminya. Ketika mereka sudah terbiasa tidur di tempat tertentu, perubahan besar yang mengharuskan adaptasi baru, cenderung memerlukan waktu lama.

Perilaku kucing yang terkadang Responsif dan sudah dibiasakan tidur di kasur manusia, saat mendapat tempat tidur yang kurang nyaman dapat menjadi stres, hiperaktif, dan merusak area dengan garukan dan suara meongnya.


Mencegah Parasit dan Jamur


Kucing yang terbiasa tidur bareng bersama pemilik, membuka peluang parasit dan jamur yang mungkin ada di badannya. Misalnya, kutu kucing yang menempel di badan setelah bermain di luar rumah, dapat tinggal di tempat tidur dan mengganggu Anda.

Beberapa parasit dan jamur lainnya yang perlu diwaspadai seperti parasit Feline yang populer berasal dari cacing tambang.

Penularan Bakteri


Daya tahan tubuh manusia dapat menurun karena pengaruh perubahan cuaca sampai ke makanan yang buruk. Saat sistem imun kekebalan tubuh menurun, bakteri yang ditularkan kucing seperti cat sracth fever dapat menular kepada anak kecil hingga orang usia lanjut.

Penularan bakteri ini dapat berlangsung melalui tergores dan gigitan hewan yang terinfeksi. Beberapa tanda manusia tertular bartonellosis, Munculnya peradangan pada organ tubuh yang terkontaminsi, mengalami demam, sakit otot, cepat lelah dan gejala lain.

Pada beberapa kasus, bakteri dapat bertahan hidup beberapa bulan setelah menular tanpa memicu efek gangguan kesehatan pada manusia


Resiko Infeksi Protozoa


Infeksi Protozoa dilaporkan cenderung tidak ada jika diakibatkan Penularan secara langsung dengan hewan yang terinfeksi.

Toksoplasmosis dapat menular kepada manusia dengan kontak langsung hewan yang terkontaminasi. Cara yang efektif untuk mencegah Penularan tersebut, yakni rutin memberi vaksinasi pada kucing sesuai periode yang diharuskan dokter hewan.


Merawat kucing di rumah memerlukan waktu dan sikap yang konsisten pemilik, supaya mereka nyaman dan sehat. Dengan perlakuan yang wajar dan tidak berlebihan, kucing yang tidak dibiasakan manja memperoleh keinginan mereka, cenderung penurut dan tidak keras kepala.
Find Out
Related Post



Ikuti AltairGate.com pada Aplikasi GOOGLE NEWS : FOLLOW (Dapatkan Berita Terupdate tentang Dunia Pendidikan dan Hiburan). Klik tanda  (bintang) pada aplikasi GOOGLE NEWS.

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.
close