Anjing Belgian Malinois, Ras Pelindung Penuh Energi untuk Pemilik Berpengalaman

Daftar Isi: (toc)

Anjing ras Malinois pada awal bersama manusia merupakan hewan yang dibiakan sebagai anjing gembala. Dalam perkembangan dan pelatihan secara profesional, mereka banyak membantu tugas kepolisian atau penjaga bagi pemilik dan anggota keluarga.

(Sumber gambar pixabay.com)

Tingkat kecerdasan anjing Malinois sangat tinggi sehingga butuh pelatihan berkala dan tidak bisa dilakukan secara amatiran (pemula).

Dari pelatihan yang tepat dan berpengalaman, anjing Malinois akan mendapat banyak pengalaman dan menjadi andalan untuk tugas yang membutuhkan indera tajam.

Ciri-ciri Umum Anjing Belgian Malinois 



Ras Malinois dikenal sebagai anjing gembala Belgia dengan ukuran tubuh sedang, jika Anda melihat secara sekilas, mereka memiliki kesamaan seperti anjing Gembala Jerman. Sebagai hewan bulu shorthaired, trah ini cenderung memiliki warna coklat kekuningan.

Di Malines Belgia, ras anjing ini sudah diakui sebagai hewan yang penuh energi dan stamina yang kuat dengan keaktifan tinggi membantu tugas manusia. Ia sangat cerdas dalam tugas khusus seperti pencarian, penyelamatan yang tidak bisa dilakukan alat atau manusia.

Masyarakat yang tidak familiar dengan ras Malinois dan Gembala Jerman, biasanya akan bingung membedakan mereka. Perbedaan anjing Malinois dengan anjing gembala Jerman terdapat dibagian tubuh dan karakternya.

Tubuh Malinois cenderung lebih kecil sehingga berat badannya lebih ringan dan ras Jerman condong mempunyai bentuk punggung memanjang dengan tumpuan di kaki.

Pada warna bulu Malinois cenderung coklat kekuningan, merah atau coklat dengan ciri khusus hitam di bagian ujung rambut. Untuk anjing gembala Jerman, mereka dominan coklat.

Karakter Anjing Belgian Malinois



Anjing Malinois adalah hewan pekerja yang didukung stamina dan energi yang besar. Mereka merupakan jenis mandiri dan percaya diri untuk melakukan pekerjaan perlindungan di situasi yang dinilai tidak menguntungkan. Karakter mereka secara keseluruhan sosok yang menyayangi anggota keluarga jika mendapat pelatihan yang tepat.

Sebagian anjing Malinois bisa agresif terhadap orang asing sehingga memicu respon waspada. Mereka akan melindungi wilayah kekuasaan yang menjadi tanggung jawabnya.

Sikap agresif dan galak yang muncul dari Malinois tidak timbul tanpa sebab, umumnya dipengaruhi banyak faktor seperti genetik induk asal, pemberian pelatihan dan ruang sosialisasi.
Karakter ras Malinois bisa dilihat sejak mereka kecil. Anak anjing yang ramah dan suka bermain, cenderung ramah pada orang lain dan tidak agresif saat dipegang.

Sementara, sebagian genetika anak bisa galak dengan makhluk lain dan anggota keluarga. Pilihan yang terbaik jika ingin memelihara ras ini, carilah karakter yang ramah dan tidak mempunyai kecenderungan menyendiri di suatu sudut.

Kehidupan anjing ini butuh sosialisasi dengan pelatihan untuk belajar banyak hal. Cara yang terbaik melatih mereka jika Anda belum berpengalaman adalah membawanya ke tempat pelatihan profesional agar terampil dan kemampuan meningkatkan.

Aktivitas Anjing Malinois



Secara umum ras ini mempunyai kecerdasan tinggi untuk menerima pelatihan yang diperlukan mereka. Aktivitas keseharian mereka cenderung menyenangi hawa dingin dan sejuk dan memiliki kemampuan beradaptasi cukup baik pada suhu hangat.

Aktivitas mereka perlu mendapat latihan di tempat tertutup yang dibatasi pagar dan diberi waktu berjalan sekitar 30 menit untuk 3 sampai 4 kali sehari.

Energi besar yang tersimpan, anjing Malinois cenderung butuh kegiatan yang besar dan tidak bisa sekedar diajak berjalan santai. Pemilik yang membawa mereka keluar dengan jalan santai, cenderung membuat mereka bosan dan tidak menikmati aktivitas tersebut.

Dikenal sebagai ras pekerja dan pengembala, Malinois memerlukan waktu berlari menyalurkan genetik ras pengembala.

Pada usia masih anakan hingga 4 bulan, mereka sudah perlu mendapat latihan dua kali dalam seminggu. Waktu pelatihan bisa disesuaikan selama 20 menit sekali di taman.

Fakta Anjing Malinois yang Perlu Anda Tahu



Ras ini punya energi yang besar dan butuh penyaluran serta pelatihan yang benar. Pemilik yang memelihara mereka harus memberikan waktu dan ruangan yang cukup besar mendukung aktivitas mereka.

Anjing Malinois merupakan salah satu hewan sangat cerdas dengan naluri kewaspadaan tinggi. Karakter tersebut diperoleh mereka dari induk dan nenek moyangnya sebagai hewan pengembala dan penjaga. Seseorang yang memelihara ras ini perlu melatih secara konsisten pada saat awal merawatnya.

Watak anjing Malinois aktif dan senang menjadi bagian di aktivitas yang disukainya. Mereka cenderung ikut serta dalam kegiatan anggota keluarga.

Tingkat kecerdasan yang tinggi dan karakter sebagai hewan penjaga, mereka membutuhkan pelatihan secara konsisten untuk belajar banyak hal. Ras ini cenderung tidak disarankan untuk mereka yang kurang pengalaman dan tidak bisa meluangkan waktu untuk pelatihan dan perawatan.

Anjing Malinois yang mendapat perlakuan dan pelatihan yang tidak tepat, sebagai hewan penjaga dimungkinkan menunjukkan respon agresi.

Sifat Umum Anjing Belgian Malinois

  • Tidak cocok dirawat pada ruangan tempat tinggal kecil, seperti apartemen
  • Naluri kewaspadaan dan sensitif yang tinggi
  • Kemampuan beradaptasi di lingkungan suhu dingin dan panas cukup baik
  • Kurang ramah dengan makhluk lain
  • Loyalitas tinggi pada anggota keluarga dan pemilik
  • Kemampuan menerima latihan sangat cepat
  • Kepintaran ras Malinois sangat tinggi
  • Kecenderungan menggonggong sangat kecil jika tidak ada hal asing yang mencurigakan
  • Membutuhkan latihan konsisten dan metode permainan yang tepat

Anjing Belgian Malinois Ras Agresif?

Dikutip dari laman AKC (American Kennel Club) menerangkan, anjing belgian malinois sangat perlu mendapat bimbingan karakter karena sifat dasarnya mereka salah satu ras yang percaya diri dalam situasi apapun.

Kepribadian yang waspada terhadap orang asing sekaligus melindungi anggota keluarga dan wilayah kekuasaan yang dijaganya. Hewan peliharaan ini dikaruniakan motivasi yang kuat merespon dan bertindak cepat, terlebih jika diperintahkan majikan.

Oleh karenanya, jika mereka dilatih dengan proses belajar yang tidak tepat, selain dapat membahayakan orang lain, ras hewan ini tidak cocok untuk pemilik yang belum berpengalaman dengan mereka.

Beberapa kesalahan yang sering dilakukan majikan memelihara mereka, diantaranya sosialisasi yang diberikan secara kontinu tidak diberikan, pelatihan berkala juga diperlukan agar tidak berperilaku buruk.

Minat calon majikan merawat dan memelihara ras anjing jenis belgian malinois lebih cocok untuk mereka yang berharap sosok hewan terbaik yang mengutamakan hasil.

Anjing belgian malinois perlu majikan yang aktif mengajaknya menyalurkan energi yang besar dengan beberapa cara, misalnya tetap melakukan latihan setiap harinya.

Sebagai ras hewan yang aktif yang memiliki kemampuan lebih pada keterampilan dan kemampuannya, anjing belgian malinois pada usia muda (antara 10-18 bulan) perlu dibentuk perilakunya agar baik. Bahkan tidak sedikit majikan yang belum berpengalaman mempercayakan pelatihan peliharaan kepada pelatih profesional untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.

Umumnya rata-rata belgian malinois memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil jika dibandingkan German Shepherd.

Aktivitas harian mereka rata-rata memerlukan 2 kali dalam sehari menyalurkan energi besarnya. Misalnya mengajaknya jogging dan hiking menggunakan tali kekang sebagai pengaman, karena ia dapat berlari cukup cepat sekitar 35 mil dalam 1 jam.

Sepanjang ras anjing belgian malinois diberikan kesempatan menggunakan energi yang besarnya dengan kegiatan yang baik, maka perilaku buruk dapat dihindari.

Ras belgian malinois mudah stres dan berperilaku buruk jika terlalu sering berdiam diri atau banyak di dalam kandang.

Hal ini salah satu pengaruh genetik alamiah mereka yang diturunkan dari induk sebelumnya. Oleh karenanya, jenis anjing ini tidak disarankan untuk pemilik yang belum berpengalaman.

Minimnya informasi yang dimiliki majikan ketika merawat dan memelihara anjing belgian malinois, ras ini sering diabaikan tanpa diberikan latihan dengan benar.

Ras anjing belgian malinois yang jarang bersosialisasi dan berinteraksi dengan benar terhadap manusia dan hewan lain, pada umumnya bisa mendorong sikapnya yang agresif, senang menyendiri atau bertengkar dengan anjing lainnya. Hewan peliharaan ini sangat tinggi terhadap perhatian setiap hari.

Find Out
Related Post



Ikuti AltairGate.com pada Aplikasi GOOGLE NEWS : FOLLOW (Dapatkan Berita Terupdate tentang Dunia Pendidikan dan Hiburan). Klik tanda  (bintang) pada aplikasi GOOGLE NEWS.

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.
close