Cara Mengatur Makanan untuk Kucing Gemuk dan Obesitas

Kucing yang kegemukan dan mulai memperlihatkan tanda obesitas, perlahan memunculkan rasa khawatir bagi pemilik yang merawat mereka. Semula, kelucuan kucing bertubuh ideal masih menarik perhatian, lama kelamaan saat tubuh hewan peliharaan membengkak menjadi gendut. bisa memunculkan anggapan bertolak belakang.

Obesitas dan kegemukan tidak hanya membuat kucing menjadi malas dan mengurangi mobilitas keseharian mereka, beberapa penyakit dapat mengintai kesehatan hewan peliharaan.

Pemilik kucing yang peduli kesehatan mereka, sebagian besar sudah memulai berbagai cara untuk mengurangi kegemukan hewan, sebab tubuh kucing yang ideal dapat membantu mereka semakin lama hidup menjadi sahabat Anda.

Kucing Obesitas Perlu Menurunkan Berat Badan


Berat badan kucing yang berlebihan sehingga menjadi obesitas membutuhkan komitmen dengan perhatian serius pemilik hewan. Menurunkan berat badan bisa saja menjadi hal yang tidak menyenangkan untuk sebagian anggapan orang yang mengalami, hal yang sama akan dirasakan kucing.

Seekor kucing yang hanya memiliki berat badan lebih berat dua kg saja dari ukuran idealnya, sebenarnya sudah memiliki resiko gangguan kesehatan dan kerentanan penyakit. Apalagi jika kucing yang obesitas, maka kondisinya akan semakin membahayakan pada situasi tertentu.

Hewan peliharaan kucing yang obesitas dan kegemukan, rentan pada beberapa penyakit berikut:

  • diabetes tipe 2
  • penyakit jantung
  • masalah bagian sendi
  • resiko cedera organ kaki lebih besar
  • tekanan darah tinggi
  • kanker


Kucing kegendutan hingga obesitas, mempunyai resiko 3 kali lebih besar mengalami penyakit diabetes tipe 2 dibanding kucing dengan berat badan kucing ideal. Hal lain yang muncul tanpa Anda sadari untuk kesehatan kucing adalah peningkatan penyakit jantung dan tekanan darah menjadi makin tinggi.

Kucing gemuk yang tidak mendapat perawatan untuk menurunkan berat badan, sering mengalami masalah pada bagian kaki seperti peradangan dan cedera. Penyakit kronis lain yang tidak kalah membahayakan adalah kanker.

Salah satu hal lain yang dapat dirasakan pemilik kucing obesitas adalah aktivitas mereka mulai menurun. Kucing kegemukan akan terlihat mulai malas bergerak dan bermain sehingga kurang berinteraksi dengan Anda dan anggota keluarga.

Cara Mengatur Makanan saat Kucing Obesitas 


Perhatian dan konsisten menjaga asupan makanan yang Anda berikan untuk kucing, bagi sebagian penyayang hewan merupakan metode sederhana. Sayangnya, sangat sulit melakukan hal tersebut, jika Anda tidak memberitahukan kepada anggota keluarga yang lain.

Anggota keluarga hingga tamu yang berkunjung ke rumah Anda yang tidak mendapat pemberitahuan program diet, seringkali memberi cemilan pada kucing sehingga kalori menumpuk dan tak terpakai tubuh.

Cara mengatur makanan kepada kucing gemuk dan obesitas yang salah adalah pola pemberian asupan yang tidak tepat. Pemilik hewan peliharaan yang sengaja tidak memberi kucing makan untuk dua hari saja berturut-turut, maka penyakit hati bisa mengintai mereka. Penyakit hati ini populer dengan lipidosis hati.

Fisiologi kucing dengan manusia tidak sama. Kucing yang dipelihara dan tidak mendapatkan asupan makanan dengan alasan diet, gangguan sindrom hati berlemak (lipidosis hati) akan berkembang.

Anda dapat mengunjungi dokter hewan yang bertugas di klinik dan rumah sakit hewan untuk memperoleh detail penanganan obesitas mereka, khusus hewan dengan riwayat gangguan kesehatan.

Untuk menentukan berat badan ideal kucing yang diimbangi asupan kalori yang sesuai, Anda memerlukan hitungan yang tepat berdasarkan ukuran hingga aktivitasnya.

Cara menghitung berat badan kucing domestik, bisa menggunakan cara berikut:


kucing domestik secara rata-rata harus memiliki berat sekitar 3,6-4,4 kg. Berdasarkan tingkat obesitas kucing,  Anda bersama dokter hewan dapat menentukan target berat badan menjadi ideal.

Jika kucing memiliki berat badan 8,2 kg, kemungkinan berat ideal bisa ditargetkan 4,4-5,5 kg, namun untuk menuju target berat badan tersebut tidak bisa dilakukan secara langsung.

Target berat badan kucing tersebut bisa sekitar 6,8 kg.

Jika program diet berhasil menurunkan berat badan semula, evaluasi ulang akan kucing masih diperlukan melakukan program diet lebih lanjut.

Panduan umum menghitung kebutuhan kalori harian berdasarkan berat kucing

Berat ideal (lbs) Kalori (kkal) diperlukan untuk memenuhi 80% RER per hari

Hal penting yang perlu Anda ketahui, panduan umum ini hanya bersifat informatif dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti dari rekomendasi spesifik dokter hewan. Cara yang terbaik menurunkan berat badan kucing obesitas adalah berkonsultasi secara langsung dengan dokter hewan.

Dokter hewan akan memberi rekomendasi yang tepat berdasarkan usia, ras dan riwayat penyakit yang terdapat pada kucing Anda.

Program Diet Kucing dengan Makanan


Kalori yang diterima kucing dari sumber makanan jelas akan berbeda pada jenis makanan yang mereka konsumsi. Cara yang paling mudah untuk mengukur kalori dari makanan yang kucing makan adalah memakai tabel yang tersedia dari label makanan khusus kucing.

Umumnya sebagian besar dari kucing lebih mudah untuk menurunkan berat badan dengan makanan kaleng dibuat secara khusus untuk hewan obesitas.

Cara pemberian makanan kucing yang gemuk tidak disarankan dengan memberi secara langsung, namun dibagi menjadi beberapa kali dalam sehari. Kucing memiliki kecenderungan lebih rewel dengan makanan jenis kering dan lebih suka jenis makanan basah.

Jenis Makanan Diet Populer untuk Kucing


Ada banyak pilihan makanan khusus kucing yang kegemukan sehingga obesitas bisa Anda beli di lokasi khusus makanan hewan.

Beberapa makanan yang cukup populer yang sering disarankan dalam percakapan group penyayang kucing, seperti produk Purina Pro Plan, Royal Canin Calorie Control, Royal Canin Satiety dan beberapa merek lain yang mungkin lebih populer di kota Anda.

Cara Memberi Makanan Diet untuk Kucing Obesitas


Pemilik kucing yang baru pertama kali memelihara kucing dan melihat tubuh mereka sedemikian gemuk, perlu memahami cara pemberian makanan yang tepat untuk mereka.

Makanan yang sudah diganti sesuai rekomendasi dokter hewan dan dipersiapkan untuk kucing dimakan, beri mereka sekitar 3 minggu untuk beradaptasi pada masa transisi rasa.

Beri makanan diet yang sudah Anda siapkan pada mangkuk makanan terpisah, jika kucing yang Anda rawat salah satu hewan rewel terhadap makanan, mereka perlu sekitar maksimal 3 minggu untuk beradaptasi menerima makanan tersebut.

Kucing yang dapat menerima makanan diet, maka perubahan berikutnya adalah menganti jenis makanan secara bertahap.

Caranya merubah perlahan pembagian makanan dengan bertahap, seperti:

  • 1/4 makanan baru + 3/4 makanan lama
  • 1/2 makanan baru + 1/2 makanan lama
  • 3/4 makanan baru + 1/4 makanan lama
  • 100 persen makanan baru


Makanan diet untuk kucing yang dinilai tanpa perasa, cenderung kurang diminati kucing. Pemilik hewan peliharaan dapat menambah rasa dan aroma yang direkomendasikan dokter hewan atau mencampurkan perasa merek FortiFlora (probiotik penambah rasa). Alternatif lain yang bisa Anda lakukan adalah campuran sejenis jus berisi salmon, tuna dan suplemen yang disarankan dokter hewan.


Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.